Lini Produksi Otomatisasi Penumpukan dan Pengantongan Bahan Kimia Jiangnan

Rencana ini didasarkan pada persyaratan proses produksi yang diberikan oleh Pihak A. Forklift mengangkut palet berisi bahan baku, sementara robot industri dan perlengkapan robot bekerja sama dengan sistem inspeksi penglihatan 3D untuk menentukan lokasi secara akurat dan secara otomatis membongkar kemasan-kemasan kecil amonium nitrat satu per satu. Sistem ini melakukan pra-pengolahan dan penataan terhadap kemasan yang tidak beraturan, sementara robot industri dan perlengkapannya secara otomatis memecah dan mengeluarkan amonium nitrat yang dikemas dalam kantong. Setelah amonium nitrat dihancurkan di mesin penghancur, bahan tersebut diangkut menggunakan konveyor sekrup ke proses berikutnya, sehingga seluruh sistem dapat beroperasi tanpa memerlukan tenaga kerja tetap. Hanya diperlukan satu operator forklift untuk memastikan kerja yang stabil dan andal.

Prinsip-prinsip dalam mengembangkan solusi teknis:

Salah satunya adalah mematuhi standar keselamatan nasional;

Kedua, hal ini dapat mengurangi jumlah karyawan dan meningkatkan efisiensi bagi perusahaan, meningkatkan produktivitas kerja, menurunkan biaya operasional perusahaan, serta mendorong pelestarian lingkungan dan penghematan energi;

Ketiga, tingkat otomatisasi dan kecerdasan buatan setidaknya sudah berada di level terdepan di Tiongkok.

Seluruh sistem ini mencakup pengangkutan bahan baki, pemeriksaan visual, pengambilan kantong secara robotik, pembentukan kantong, pemecahan kantong, serta pengumpulan kantong limbah

Kumpulkan dan angkut palet kosong. Prosesnya secara spesifik adalah sebagai berikut:

①·Pengangkutan palet bahan: Setelah forklift memindahkan seluruh palet bahan ke konveyor rol, konveyor rol tersebut menyimpan sementara atau mengangkut palet bahan tersebut. Palet bahan tersebut dipindahkan ke posisi pengambilan lengan mekanis oleh konveyor penghubung, dengan kecepatan konveyor sebesar 9 m/menit.

②·Pemeriksaan visual: Dengan menggunakan robot visual untuk mendeteksi jenis penumpukan dan arah kemasan barang di palet, serta mengintegrasikannya dengan robot pembuka kemasan dan lengan robot untuk operasi selanjutnya. “

③·Pengambilan kantong secara robotik: Robot pembuka kemasan dan lengan robot mulai mengambil dan mengeluarkan kantong bahan melalui sistem penghubung robot penglihatan, lalu memindahkannya ke kulit

Konveyor sabuk, kapasitas produksi: 29,6 ton/jam, berat cengkeraman: 25–50 kg.

④·Pembentukan kantong bahan: Kantong bahan diangkut ke konveyor pembentuk rol melalui konveyor sabuk, lalu dibentuk oleh konveyor pembentuk rol tersebut. Kantong bahan kemudian diangkut ke mesin penampung sabuk, lalu diambil oleh robot pengambil kantong dan lengan robot, dan diangkut ke mekanisme pemecah kantong. Kecepatan pengangkutan konveyor sabuk adalah 12 m/menit.

⑤·Pemotongan kantong: Mekanisme pemotongan kantong mulai beroperasi, memotong kemasan bahan. Bahan di dalam kemasan jatuh ke dalam penghancur untuk dihancurkan, lalu dikirim ke tangki kelarutan air melalui konveyor sekrup dan saluran bercabang.

⑥·Pengumpulan kantong sampah: Setelah kantong bahan dibuka, lengan mekanis robot penjepit berputar untuk memasukkan kantong sampah ke dalam kotak pengumpulan. Setelah kotak pengumpulan terisi penuh, kotak tersebut akan didorong keluar secara manual untuk diproses.

⑦·Setelah melepaskan kantong limbah, robot pengambil kantong kembali ke mesin pengambil kantong di sabuk konveyor untuk melakukan operasi pengambilan kantong, mengulangi langkah 2 hingga 7 secara berurutan guna menyelesaikan proses pengambilan, pengangkutan, pembentukan, pemecahan kantong, dan pengisian seluruh palet kantong bahan.

⑧·Pengumpulan dan pengangkutan baki kosong: Setelah barang-barang di atas baki diambil dan diangkut, baki kosong tersebut dikirim ke gudang pengumpulan baki melalui konveyor penghubung. Setelah baki terkumpul seluruhnya, baki tersebut dikirim ke konveyor drum melalui konveyor rantai dan menunggu kendaraan berangkat. Konveyor transfer memiliki kecepatan pengangkutan sebesar 9 m/menit.

Kasus Proyek

Daftar Kasus Proyek

Hubungi